Sejarah Robot
Jepang
Ketika robot
kerap kali mendatangkan pertentangan di negara Barat, karena adanya kemungkinan
mereka dapat menggantikan manusia di masa depan atau akan mengakibatkan emosi
palsu, masyarakat Jepang secara umum malah memperlihatkan antusiasme tinggi
terhadap segala jenis robot. Beberapa manga dan anime seperti astroboy mungkin
memiliki konstribusi paling penting dalam pembentukan perspektif positif
masyarakat Jepang terhadap robot.
Cikal bakal robot
di Jepang telah ada sejak zaman Edo [1603-1867] yaitu sebuah boneka mekanik
yang dikenal sebagai Karakuri Ningyo. Robot mulai benar-benar dikembangkan di
Jepang sejak tahun 1973, oleh Professor Ichiro Kato dari universitas Waseda.
Asimo adalah
robot humanoid yang diciptakan oleh Honda Motor Company. Tingginya 130 cm
dengan berat 54 kg. Menyerupai astronot kecil yang membawa backpack dan bisa
berjalan di atas dua kaki dengan kecepatan 6km/jam. Secara resmi, nama Asimo
merupakan akronim dari advance Step in Innovative Mobility. Menurut pernyataan
resmi Honda pemberian nama tersebut tidak ada hubungannya dengan nama penulis
science fiction dana penemu Three Laws of Robotics, Isaac Asimov.
Selama 2007,telah
ada 46 unit Asimo. Per unitnya dibuat dana mendekati satu juta US dolar, dan
beberapa unit bisa disewa dengan biaya 166.000 US dolar per tahun. Asimo bisa
memberi respon bila namanya dipanggil, menatap wajah seorang yang sedang
mengajaknya bicara dan mengenali secara cepat bunyi benda jatuh atau benturan
dan menghadap kearah asal suara. Asimo dapat mengenali wajah seseorang,
meskipun ia atau orang tersebut sedang bergerak. Asimo dapat mengenali
kira-kira 10 orang yang namanya sudah didaftarkan dan dapat memberikan salam
kepada pengunjung yang datang dan memberi informasi atas kedatangan seseorang
dengan mentransmisikan pesan dan foto pengunjung serta dapat membimbing
pengunjung ke tempat yang telah ditentukan.
Actroid
adalah robot humanoid dengan tampilan menyerupai manusia yang sesungguhnya
dikembangkan oleh universitas Osaka dan diproduksi oleh Kokoro Company
Ltd.[disvisi animatorik Sanrio]
Diperkenalkan pertama kali pada International Robot Exposition tahun
2003 di Tokyo,Jepang.
Banyak produk
dengan versi yang berbeda diciptakan setelahnya. Biasanya robot ini dibuat
sedemikian rupa sehingga mirip dengan wanita muda keturunan Jepang. Actrod
adalah contoh pelopor untuk mesin nyata yang mirip android atau gynoid dalam
fiksi ilmiah. Actroid mampu berekspresi seperti mengedipkan mata, berbicara,dan
bernafas. Kulit Actroid terbuat dari silicon dan tampak menyerupai kulit manusia
asli. Sebanyak 47 sensor penggerak dipasangkan di bagian tubuh atas Actroid
sehingga mampu bereaksi secara alami seperti manusia.
Sistem
pengindraan Actroid sensor penggerak mampu membuatnya bereaksi cukup cepat
untuk melakukan atau menangkis tinju. Namun sejauh ini pergerakan tubuh bagian
bawah masih terbatas. Actroid bisa disewa bersama kostumnya untuk memberi salam
pada tamu kafe, pusat informasi, kompleks, perusahaan, ataupun museum, dengan
biaya 400.000 yen untuk 5 hari termasuk biaya koreografi.
Selain jepang banyak negara – negara di eropa dan amerika
yang menciptakan berbagai jenis robot, diantaranya Robotcar, Mobil Tanpa Sopir
yang di kembangkan oleh Oxford University. Sebelumnya sudah ada robotcar yang
sejenis yang di buat oleh perusahaan ternama yaitu google. Ada juga robot
WILDCAT yaitu robot yang memiliki empat kaki yang dapat berjalan dan berlari
layaknya cheetah, robot tersebut dapat berlari dengan kecepatan 16 mph dan di
kendalikan sepenuhnya secara wireless.
Selain dua robot tersebut ada juga
robot hewan yang mempunyai ukuran yang cukup kecil dan sama dengan ukuran hewan
aslinya diantaranya yaitu BionicOpter Dragonfly adalah Robot Capung Unik Buatan
Festo yang dapat terbang layaknya capung sungguhan.
Robot T8 Spiderbot ini diciptakan dengan meniru cara
laba-laba bergerak dengan menggunakan basis robot hexapod atau robot dengan
delapan kaki. Robot T8 Spiderbot ini diciptakan oleh Robugtix , bodi atau badan
robot T8 Spiderbot ini dicetak menggunakan teknologi printer 3D.
Ada juga rumah RV RUMAH ROBOT MASA DEPAN yaitu Greg Lynn,
ia berhasil membuat sebuah desain prototype rumah RV atau rumah kendaraan robot
yang memiliki ukuran skala 1/5 dari rumah normal manusia. Struktur bangunan
rumah robot ini meningkatkan ruang hidup dengan memutar sumbu yang berada
dibawah dasar rumah robot. Robot ini dapat merespon lingkungan baik cuaca panas
maupun dingin sehingga dapat memberikan efek suasana yang terjadi pada rumah
robot tersebut.
Di dunia kedokteran teknologi
robotika juga mulai di gunakan. Terbukti dengan adanya teknologi lengan robotik
dimana lengan tersebut terbuat dari robot hal ini sangat membantu bagi orang
yang lumpuh dan juga lengan robot tersebut dapat di kendalikan menggunakan
pikiran. Sebuah teknologi yang luar biasa tentunya, teknologi yang bisa
memberikan harapan jangka panjang untuk orang – orang yang mengalami
kelumpuhan.
Indonesia
Sejauh ini, belum ada data
yang dapat memberikan kepastian mengenai kapan robot, sebagai teknologi, mulai
dikembangkan di Indonesia. Namun mulai tahun 80-an, kebijakan nasional dalam
pengembangan riset teknologi telah memberikan dukungan pada litbang permesinan
otomatis dalam rangka mencermati dan menunjang Sumber Daya Manusia Indonesia
yang memiliki minat dan kemampuan untuk menguasai teknologi robot. Salah satu
wujud konkretnya adalah dikembangkannya sejumlah laboratorium, seperti MEPPO
(Mesin Perkakas Teknik Produksi dan Otomatis) yang diprakarsai oleh BPPT
bekerjasama dengan ITB, Industri strategis, serta LET (Laboratorium Elektronika
Terapan) di LIPI.
Sejak dikembangkannya sejumlah laboratorium tersebut,
beraneka macam permesinan otomatis / robot telah berhasil dikembangkan,
diproduksi, serta dikomersilkan oleh berbagai industri, baik industri strategis
maupun industri lainnya di Indonesia. Bahkan dalam pengembangan robot terbaru
saat ini, telah dikembangkan jenis robot yang memiliki kemampuan untuk
mengontrol seluruh sistem operasi suatu pabrik.
Sejak tahun 80an, pendayagunaan dan pemanfaatan
permesinan otomatis telah dilakukan terutama melalui sejumlah industri
strategis, di antaranya: PT PINDAD (sistem, peralatan, dll.), PT LEN Industri
(IT, perangkat lunak, komputasi), PT Bharata dan PTBBI (pengecoran presisi
untuk membuat bagian-bagian mesin), dll. Di samping itu, PT DI dan PT PAL, yang
merupakan pengguna mesin otomatis, telah menguasai pengetahuan mengenai
operasionalisasi robot untuk teknologi pesawat terbang dan teknologi
perkapalan.
Kontes Robot Indonesia pertama kali diselenggarakan oleh
Depdiknas tahun 1990. Sebelas tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 2001, salah
satu perwakilan dari Indonesia, yaitu tim B-Cak dari PENS-ITS telah berhasil
mencapai prestasi yang spektakuler, yakni dengan keluar sebagai Juara Pertama
pada Asia Pasific Broadcasting (ABU) Robocon yang diselenggarakan di Tokyo.
Berita seputar kontes Robot
Lahirnya Kontes Robot Indonesia
Meski demikian, mereka tak putus asa dan akhirnya muncul ide untuk mengadakan kontes robot bernama Indonesian Robot Contest (IRC) yang kemudian menjadi Kontes Robot Indonesia (KRI).
Terdapat delapan tim dari empat institusi
peguruan tinggi yang berlaga dalam IRC 1993 kala itu. Hingga tahun 2007, sudah
9 kali KRI digelar, di mana sejak tahun 2002, KRI rutin diadakan sekali dalam
setahun hingga tahun ini.
Tidak hanya KRI, atas usulan pihak
Universitas Indonesia, sejak tahun 2004 juga dilangsungkan Kontes Robot Cerdas
Indonesia (KRCI) bersamaan dengan digelarnya KRI. Beberapa tahun terakhir
peminat KRI dan KRCI mengalami kenaikan yang signifikan.
Tahun 2007, tercatat 138 pendaftar untuk KRI
dan 205 untuk KRCI. Menandakan bahwa robot semakin digandrungi di Indonesia. Di
tahun ini ada berbagai kategori yang dipertandingkan dalam KRI, yaitu Robot
Sepak Bola, Robot Menari, dan Robot Pemadam Api.
Robot Indonesia Masuk 8 Besar Dunia
Tim Robot EEPIS Robot Soccer (EROS) dari PENS-ITS dikabarkan masuk delapan besar dunia dalam Kontes Robot Dunia RoboCup 2013 di Eindhoven, Belanda pada 26-30 Juni 2013.
Dilaporkan Antara, langkah EROS
terhenti di 8 besar dunia karena wakil Indonesia di ajang itu harus puas dengan
skor 1-3 melawan tim robot sepak bola AUT-Man dari Iran di perempat final.
Pada pertandingan sebelumnya, EROS berhasil
memenangkan pertandingan melawan TH-MOS dari Tsing Hua University China dengan
skor 6-0. Pertandingan lainnya yang dimenangi EROS adalah saat melawan WF-Wolf
dari Juara Jerman Open 2013 dengan skor 4-0.
Dua pertandingan lainnya melawan SnoBots dari
Universitas Manitoba Canada juga menang dengan skor 5-0 dan pada saat melawan
Cyberlords La Salle dari Universitas La Salle Mexico dengan skor 10-0.









No comments:
Post a Comment